Persiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026 mulai memasuki tahap intensif. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meningkatkan kesiapan personel guna menghadapi potensi lonjakan kendaraan selama periode mudik. Dalam rangka memastikan kelancaran arus lalu lintas, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memberikan arahan tegas kepada seluruh personel Tim Urai yang akan bertugas dalam Operasi Ketupat 2026.
Arahan tersebut disampaikan saat pengarahan di Aula UE Madellu NTMC Polri pada Senin (9/3/2026). Di hadapan ratusan personel, Irjen Agus menekankan pentingnya kesiapan mental serta komitmen tinggi dari seluruh anggota yang akan terlibat langsung dalam pengamanan arus mudik.
Menurutnya, Operasi Ketupat merupakan agenda tahunan yang selalu menjadi perhatian masyarakat luas. Oleh karena itu, keberhasilan operasi tersebut sangat bergantung pada profesionalisme dan kesiapan jajaran lalu lintas di lapangan.
Ia meminta seluruh anggota Tim Urai memiliki mental yang kuat dalam menghadapi dinamika arus kendaraan yang diperkirakan meningkat signifikan pada musim mudik tahun ini.
“Saya hanya meminta rekan-rekan memiliki mental yang kuat. Anda semua harus menjadi pahlawan keselamatan di jalan,” ujar Irjen Agus dalam arahannya kepada para personel.
Lebih lanjut, Kakorlantas menjelaskan bahwa Tim Urai memiliki peran penting dalam mengurai kepadatan kendaraan di berbagai titik rawan kemacetan. Keberadaan tim ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meminimalkan potensi gangguan perjalanan para pemudik.
Ia menegaskan bahwa Tim Urai bukan sekadar pelengkap dalam operasi pengamanan. Sebaliknya, tim tersebut merupakan unit strategis yang telah mendapatkan pelatihan khusus guna menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Para personel yang tergabung dalam Tim Urai diketahui telah mengikuti berbagai latihan teknis dan simulasi penanganan kepadatan lalu lintas bersama para instruktur berpengalaman. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan anggota dalam mengambil keputusan cepat saat menghadapi kondisi darurat di jalan raya.
Dengan demikian, momentum Operasi Ketupat 2026 dinilai menjadi ajang pembuktian bagi para personel untuk menerapkan seluruh keterampilan yang telah mereka pelajari selama proses pelatihan.
Selain itu, Irjen Agus juga mengingatkan pentingnya menjaga citra institusi kepolisian selama bertugas. Ia menilai bahwa keberadaan polisi lalu lintas di lapangan bukan hanya untuk mengatur kendaraan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Karena itu, setiap anggota diminta menampilkan sikap profesional serta menjaga marwah kepolisian dalam setiap tindakan.
Ia menekankan bahwa sikap yang ditunjukkan petugas di lapangan akan menjadi cerminan institusi di mata masyarakat. Oleh sebab itu, personel diharapkan mampu menghadirkan sosok polisi yang melindungi, mengayomi, dan melayani.
Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas juga mengingatkan bahwa dinamika arus kendaraan selama mudik Lebaran tidak dapat diprediksi secara sederhana. Lonjakan volume kendaraan dapat terjadi kapan saja, baik pada pagi, siang, sore, maupun malam hari.
Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh petugas yang ditempatkan di jalur-jalur strategis.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat sangat bergantung pada kemampuan personel dalam mengelola arus lalu lintas secara efektif. Karena itu, kehadiran anggota di lapangan harus konsisten dan responsif terhadap setiap perubahan situasi.
Selain kesiapan mental dan teknis, Irjen Agus juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan bahwa interaksi antara petugas dan masyarakat harus dilakukan dengan sikap yang santun serta komunikatif.
Menurutnya, perilaku arogan tidak boleh muncul dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Setiap anggota diharapkan mampu menjaga pola sikap, pola pikir, dan pola komunikasi agar tetap profesional.
Ia juga menegaskan bahwa kesalahan kecil yang tidak perlu harus dihindari karena dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Dengan pendekatan yang humanis namun tetap tegas, petugas diharapkan mampu menciptakan suasana yang kondusif selama masa mudik berlangsung.
Setelah penyampaian arahan dari Kakorlantas, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis mengenai strategi pengamanan arus mudik. Materi tersebut disampaikan oleh Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries serta Ka Induk PJR Cikampek Kompol Sandy Titah Nugraha.
Dalam pemaparan tersebut, para personel mendapatkan penjelasan mengenai langkah-langkah operasional yang akan diterapkan saat terjadi kepadatan kendaraan di jalur mudik. Tim Urai juga dibekali berbagai skenario penanganan kondisi darurat yang dapat muncul selama pelaksanaan operasi.
Strategi penguraian arus kendaraan menjadi fokus utama dalam pembekalan tersebut. Personel dilatih untuk melakukan tindakan cepat dan terukur agar arus lalu lintas tetap bergerak meskipun volume kendaraan meningkat tajam.
Melalui koordinasi yang matang serta kesiapan personel di lapangan, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan lancar. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran.
